Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Januari 2016

Brikut koreksi dan rekomendasi pada pleno 1 Hmi cabang Jambi

INSANCITAMEDIA/JAMBI. Berikut hasil pleno 1 Hmi Cabang jambi yang usai digelar beberapa saat lalu (Jambi,16/1/16)

Dibuka pukul 11.30 wib pleno 1 Hmi cabang jambi selesai dilaksanakan tanpa hambatan dan berjalan lancar hingga pukul 17.59 wib sebelum azhan magrib.

Pleno 1 dengan agenda penyampaian LPJ semseter 1 pengurus cabang jambi periode 2015-2016 dan mendengarkan kritik saran masukan serta rekomendasi dari utusan komisariat korkom dan badan khusus lainnya menghasilkan banyak masukan untuk kemajuan hmi kedepannya yaitu sebagai berikut.

pandangan umum atas kinerja Hmi cabang jambi semester pertama

1.Fauzi (Ushuluddin iain sts jambi)
Hendaknya pengurus cabang dapat lebih merealisasikan program kerja pada sisa periode yang ada disamping sukses melakukannya pada semester pertama. Dan harus lebih menyikapi hal-hal yang bersifat konseptual dan kondisional untuk eksistensi HMI di mata publik.

2.Debi Subrata (Syariah Iain sts Jambi)
Pengurus cabng hendaknya jemput bola ke komisariat dalam seluruh program cabang, dan memaksimalkan peran PAO yang dinilai kurang maksimal agar aparat organisasi dapat memahami apa yang menjadi permasalahan organisasi, disamping itu kritik pedas juga disampaikan pada bidang PA agar memberikan masukan pada selurung anggota hmi melalui perannya.

3.Adlin Yulianto (peternakan unja)
Pengurus cabng hendaknya melakukan kordinasi kepada komisariat yg ada dlm lingkungan korkom unja khususnya dan komisariat lain umumnya agar stabilitas hmi dapat tercipta kembali kedepannya. Dan meminta memunculkan penawar atas permasalahan yang ada."kita siap bergandengan tangan untuk kemajuan himpunan tercinta ini".

4.Rico Novadestra (hukum unbari)
Pengurus cabng sebagai struktur tertinggi di jambi agar lebih intensif melakukan kegiatan dan kritisi pada persoalan kekinian untuk menaikan citra HMI di mata publik. Dan mengambil bagian sebagai mentor dalam pelaksanaan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean)

5. Mario Zulhadi Amrullah(pertanian unja)
Komitmen cabang dalam menjalankan amanah agar lebih di perhatikan dengan penuh kesadaran dan meminta ketegasan atas pengurus cabang yang tidak aktip kepada ketua umum. Serta minta fasilitasi dalam RAK yang akan diagendakan mendekat di konisariat dalm korkom Unja.

6.Fadel (teknik unbari)
Mengapresiasi kepengurusan saat ini yang dinilai lebih baik dari periode sebelumnya. Dan memnginginkan agar pengurus cabang aktif silaturahmi ke seluruh komisariat. Afar keakraban tercipta sesama kader HMI

7. Muslim zizit (tarbiyah iain )
Hendaknya pengurus cabang sadar akan amanah yang diberikan  untuk menjalankan tugas dan fungsi.

8.Fairus Lia (Stikes HI)
Bertemakasih pada kabid PAO kanda Iin yg sudh membantu LK1 karena notabene seluruh pengurus komisariat pers.Stikes HI adalah permpuan disamping itu untuk seluruh pengurus komisariat agar jangan banyak berkoak tanpa bukti realisasi program semester 1. Selain itu hendaknya konten situs resmi(blog) agar dikonfersi menjadi dotcom dengan seluruh kader memiliki akun domain login masing-masing. Serta optimalisasi  peran kohati dalam berorganisasi.

9.Apriyadi (adab iain)
Meminra agar kepengurusan saat ini jangan berkutat pada masalah yang sudah terjadi tetapi berkutatlah pada solusi. Kata-kata dari Imanuel Kahn pun dikutip dalam pandangannya yaitu" kita dapat lari dari tanggung jawab,tapi kita tak bisa lari dari kesadaran jiwa" dan menginfatkan seluruh kader bahwa suksea nya berorganisasi adalah perwujudan dari sukseanya diri sendiri. Serta menyampaikan kutipan dari Ariandi Batubara bahwa kalau ingin bidadari kira harus kesurga,jika ingin suksea pribadi sukseskan orang lain .

Adapun rekomendasi yang disampaikan utusan pada paripurna 3 adalah sebafai berikut.

1.Adlin (peternakan unja)
Agar menaikan status komisariat persiapan peternakan menjadi komisariat penuh.

2.Fadhel (teknik unbari)
Meminta kenaikan sttus komisariat persiapan teknik menjadi konisariat penuh.

3.Irma ( Direktur LKMI : lembaga kesehatan mahasiswa islam)
Meminta cabang agar aktif dalam membentuk komisariat persiapan di seluruh kampus kesehatan di kota jambi.karena mahasiswa kampus kesehatan tertarik dengan konsep LKMI dan ingin menjadi bagian darinya

4.Husna (Utusan kohati)
Meminta target maksimalisasi pengurus cabang dalam mengayomi kohati cabang jambi

6.Hanafi(korkom iain)
Meminta karateker komisariat persiapan FEBI karena komisariatnya sudah pisah dari komisariat Syariah.

7.Mario (pertanian/korkom unja) meninginkan silaturahmi dilakukan pengurus cabang jambi ke korkom unja dan silaturahmi dalam suatu kegiatan bersama peserta yang baru usai ikut LK1.

Selain dari pandangan umum dan rekomendasi di atas Kabid PA cabang Anton Prasetyo mengatakan "mri tingkatkan kesadaran berorganisasi jangan kita menghakimi saja yang bisa tanpa bisa sadar apa yang telah kita lakukan sebagi kader umat dalam hidup dan berorganisasi ini"

Adapun klosing statement dari Ketua umum Hmi cabang Jambi Firman Syaputra S mari kita sama-sama kawal dan beri masukan pada kemajuan organisasi pada sisa periode berjalan hingga habis masa kepengurusannya.

Sekedar informasi sidang pleno 1 yang di pimpin oleh Fairus Kamelia, Muslim dan Apriadi berjalan mulus dan tampa hambatan berarti hingga dituup dengan poto bersama pengurus komisariat dan utusan yang hadir.

Bahagia Hmi
Jayalah kohati
Yakinkan dengan iman,usahakan dengan ilmu sampaikan dengan amal .
YAKIN USAHA SAMPAI.

(AY)

Kamis, 14 Januari 2016

Antara kebencian ISIS pada TNI/POLRI dan Ketidak sukaan Amerika atas kelontang-lantungan Freport di negara kita

Indonesia kembali berduka.

Ini adalah perwujudan atas bom yang terjadi di jakarta siang tadi, indoneaia yang sangat anti teroris ini kecolongan dengan kejadian tersebut. Namun ada asumsi menarik yang dikatakan konsfirasi ini hangat untuk diperbincangkan oleh sebagian yang ingin mengartikan untuk mengerti apa yang terjadi sebenarnya.

semua rakyat indonesia sah-sah saja dalam berasumsi atas peristiwa Bom Sarinah siang tadi. Ada yang berasumsi ini murni teror atas kebencian ISIS pada TNI/POLRI meskipun secara militer tidak ikut terlibat dalam operasi di 2 negara tersebut(Iraq dan Suriah).namun dirasa isis TNI dan Polri menjadi ancaman serius secara pensosialisasian bahaya faham ekstrimis,radikalis, dan teroris.

Entah ia atau tidak jaringan teror tanah air ada afiliasinya dengan ISIS kita tidak tahu pasti, namun tetap saja ada keinginan membumikan sistem khilafah secara bertahap oleh kelompok ini memiliki kaitan meski tak begitu terlihat yang merupakan masih hangatnya isu khilafah yng diinginkan kelompok ini.

Di satu sisi masih hangat dibenak kita bahwa militan isis Abu Jandal Al Indonesi beberapa bulan lalu menantang TNI dan Polri untuk ikut terlibat dalam koalisi operasi ISIS di wilayahnya bersama untuk unjuk kekuatan.yang diasumsikan beberapa kalangan sebagai bukti perdana "say hallo" untuk polri. Jikalah ini memang sudah di agendakan untuk memporak porandakan (memakan korban jiwa besar) tentu bukanlah hal sulit bagi isis melakukanya seperti banyaknya korban yang terjadi di Bom Paris,

lalu kode apa atas lengangnya korban jiwa atas 6 ledakan atas Bom Sarinah,kita patut apresiasi intel polri kita yg dalam berita sudah mendeteksi kejadian ini sejak sebulan lalu.
Lalu apakah ini muni ISIS? Atau pengalihan isu multinasional,semua bisa diasumsikan oleh masyarakat sipil yang tak tahu banyak esensi dari setiap kode keras yang terjadi di negeri ini.,

dibalik trending topik ‪#‎PrayForJakarta‬  tidak ditemukan kelanjutan pembelian 10,46 % saham Freeport (Divestasi) yang hingga pukul 23.59 wib adalah batas akhir penawaran yang di ajukan sejak oktober lalu oleh Freeport
sekedar informasi Freport menawarkan 10,46 Divestasinya dengan nilai 23 Triliun dengan nilai 100% sahamnya 225 Triliun.yang di anggap terlalu tinggi, jika pmerintah tidak beli saham hingga pukul 23.59 apakah penawaran preeport ditarik kembali dengan tidak berlaku lagi Divestasi sesuai dengan kesepakatan batas deadtline tadi(kamis.Red)?

Dan hingga detik ini belum ada berita yang menyuguhkan apakah pemerintah sudah beli itu 10 % saham dengan nilai tawar diajukan oleh freeport tersebut..
Entahlah,APAKAH INI MURNI KEBENCIAN ISIS PADA TNI/POLRI atau BENAR KETIDAK SUKAAN AMERIKA ATAS KELONTANG-LANTUNGAN KONTRAK FREEPORT di negara kita????

semoga pemerintah lebih mendengar kata hati sebagai perwakilan atas kepentingan rakyat ketimbang mengikuti kata logika yang berorientasi pada ketamakan .....
WALLAHU'ALAM

Oleh : Afriansyah (ka.Hukum dan Ham HMI cabang Jambi)

Selasa, 24 November 2015

Mandiri "Kader HMI komisariat STIE Berwirausaha"

Pekanbaru, 25 November 2015
Di tengah hangatnya Kongres HMI XXIX dengan segala dinamikanya. Kader HMI komisariat STIE Jambi memanfaatkannya dengan mengembangkan jiwa wirausaha mereka. Hal ini tentunya bisa menjadi pelajaran bagi komisariat lain untuk mampu mengembangkan jiwa wirausaha. Karena momentum kongres bukan hanya tempat untuk kita belajar berpolitik saja tapi juga tempat untuk belajar berwirausaha

Randi salah satu penggagas mengatakan " Jiwa wirausaha memang harus di timbulkan dalam diri setiap kader, khususnya kader HMI Jambi karena selain belajar mandiri wirausaha juga merupakan salah satu ilmu yang diajarkan Rasulallah Saw dalam mencari rejeki". Mulai dari mulai kongres HMI di buka kader komisariat STIE mulai berjualan Buku-buku dan sovenir HMI, 3 hari kongres berjalan mereka telah menghabiskan 50% bahan dagangannya.
(AH)

Jumat, 20 November 2015

Tidak Boleh di Remehkan (Pentingnya Literasi Informasi)

Dalam kegiatan sehari-hari dalam sebuah organisasi, perusahaan, maupun individu menghasilkan dokumen berisi informasi. Hal itu ditambah pula dengan berkembangnya ilmu teknologi yang secara langsung membuat jumlah informasi semakin banyak. Teknologi yang ada sekarang ini memudahkan kita untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja dan dalam bentuk apapun. Ribuan dan bahkan jutaan informasi berada disekitar kita. Berbagai jenis media menyampaikannya hingga sampai kepada setiap orang. Perkembangan teknologi yang sedemikian cepat dan pesat menyebabkan munculnya berbagai informasi yang dihasilkan selain buku atau bahan tercetak, misalnya microfilm, cakram padat, e-book, dan lain sebagainya. Hal itu mengakibatkan ledakan informasi yang sangat dahsyat. Didalam Istilah yang digunakan untuk menggambarkan peningkatan jumlah informasi dengan cepat dan menghasilkan begitu banyak data. Kemudian berkembang isilah-istilah lain seperti informasi polusidan lain sebagainya.

Menurut Rubin, Penggunaan istilah tersebut menggambarkan, informasi yang ada saat ini sangatlah berlimpah dan tidak terbendung sehingga menimbulkan ketakutan sekaligus kecemasan informasi (information anxiety). Dalam infrastruktur informasi, peran perpustakaan merupakan penyebar informasi yakni dalam membantu seseorang menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhanya. Rubin mengemukakan bahwa perkembangan teknologi juga mengakibatkan saluran penyebaran informasi menjadi bervariasi, misalnya internet, Televisi, jaringan telepon umum, jaringan telepon seluler dan lain sebagainya. Di satu sisi saluran-saluran tersebut menyediakan akses informasi yang besar, sementara di sisi lain semakin banyak informasi yang diciptakan dalam bentuk elektronik semakin besar pula ketergantunganya pada komponen elektronik (komputer, telepon, radio, televisi) dan ketergantungan pada penyebar informasi tradisional seperti perpustakaan semakin berkurang.

Oleh karena itu khususnya pada masyarakat sebagai pengguna informasi, harus memiliki sebuah kemampuan untuk mengenali kebutuhan informasi, membangun strategi pencarian informasi, menemukan dan mengakses informasi, mengorganisasikan, mengevaluasi dan menggunakan informasi secara etis dan tepat, mengkomunikasikan dan menciptakan informasi.

Untuk mendapatkan kemampuan literasi informasi seseorang perlu mencari tahu bagaimana di dalam literasi informasi itu atau perlu mendapatkan bimbingan terlebih dahulu setiknya belajar dengan orang yang lebih ahli mengenai literasi informasi atau bisa juga melalui internet. Masyarakat lah nantinya yang akan mendidik anak-anak mereka seperti, membaca dan menulis dan bagaimana mencari informasi yang dibutuhkan setelah didapatkanya kemudian memilih dan mengolah informasi tersebut lalu disebarkan atau diberikan kepada orang lain. Tentunya informasi yang mereka dapatkan informasi yang bersifat positifdan mendidik. Pendidikan literasi informasi hendaknya diperkenalkan kepada masyarakat agar masyarakat nantinya terbiasa dengan pencarian informasi yang dibutuhkan sehari-hari terutama di dalam mendidik orang yang ada disekitarnya. Kemampuan literasi semacam ini bersifat longlife learning atau dengan kata lain pembelajaran yang berguna sepanjang hayat. Kemampuan ini dapat dipakai dalam kehidupan mereka kelak misal dalam kehidupan sosial, bidang pekerjaan atau dalam mengambil keputusan.

Literasi informasi juga dapat membentuk pribadi yang berpikir kritis, untuk itu sangat penting kemampuan berpikir kritis karena seseorang tidak percaya begitu saja dengan informasi yang ada serta didapatnya. Kemampuan seperti inilah yang dapat mendorong seseorang untuk selalu ingin tahu terhadap segala informasi yang selalu berkembang dan terus mencari kebenaranya, kemudian ia mencari informasi dari berbagai sumber dan akhirnya dapat menemukan kebenaran informasi tersebut
(AH)

Kamis, 19 November 2015

Benih Ekonomi Liberal (Sebuah Ketakutan Akan Realita Saat Ini)

Seperti dikemukakan oleh Partadiredja (1983), seorang pakar ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, sebagian besar negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia, menganut sistem ekonomi campuran. Terdapat pemilikan swasta perseorangan atas alat- alat produksi yang berdampingan dengan pemilikan negara, dan bahkan pemilikan kelompok-kelompok persekutuan adat. Mekanisme harga dan pasar bebas, hidup berdampingan dengan perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah. Sebagian besar harga barang dan jasa dan faktor produksi ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Pemerintah juga mempengaruhi kekuatan permintaan dan penawaran tersebut melalui kebijaksanaan harga, termasuk penetapan upah minimum. Mengenai turut campurnya pemerintah dalam kehidupan ekonomi, dapat dilihat ketentuan pada ayat 2 dan 3 pasal 33 UUD 1945. Ayat 2 tersebut berbunyi “Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara“. Menurut Mohammad Hatta, yang merumuskan pasal 33 tersebut, dikuasai oleh negara tidak berarti negara sendiri yang menjadi pengusaha, usahawan atau ondenemer. Selanjutnya dikatakan bahwa kekuasaan negara terdapat pada membuat peraturan-peraturan guna kelancaran jalan ekonomi, peraturan yang melarang penghisapan orang lemah oleh orang yang bermodal. Demikian pula negara mempunyai kewajiban supaya ketentuan yang termuat pada pasal 27 ayat 2 dapat terlaksana. Ketentuan itu berbunyi “ tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan “. Dalam dokumen GBHN pada masa Orde Baru, sistem ekonomi Indonesia dinamakan sebagai demokrasi ekonomi yang memiliki cirri-ciri positif diantaranya Pertama, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Kedua, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan memenuhi hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Ketiga, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. dengan memaknai cirri-ciri positif tersebut tidak menutup kemungkinan terdapat makna atau dampak negative dari system perekonomian demokratis tersebut, salah satu faktanya adalah liberal economy. Liberal merupakan ekonomi pasar yang mempunyai kebebasan untuk melakukan langkah-langkah kegiatan ekonomi kepada pelaku ekonomi bertransaksi akan tetapi dalam ekonomi liberal pemerintah tidak ikut campur tangan melainkan hanya turut mengontrol agar terlaksananya transaksi ekonomi. Masyarakat bebas mengambil keuntungan, bebas memilih pekerjaan dan lain sebagainya. Namun kemampuan bersaing sangat menentukan bagaimana kelangsungan perekonomian yang di jalani, dalam arti lain yang memiliki modal kecil dan tidak mampu bersaing dengan pemilik modal besar akan semakin tertindas. Kekhawatiran dan dampak negative dari system perekonomian yang dibangun secara demokratis ini tampaknya telah timbul di Indonesia. Dapat kita lihat saat ini pemilik modal, bos, pengusaha dll, yang memiliki modal dengan skala besar sangat menguasai arah pergerakan ekonomi Indonesia. Hal ini sebenarnya sudah lama ditakutkan oleh pelaku-pelaku ekonomi kecil yang ada di Indonesia. Salah satunya contoh adalah dengan menjamurnya toko-toko klontong mewah seperti alfmart,indomart,jambimart dan sebagainya memberikan dampak besar terhadap pengusaha-pengusaha kecil disekitarnya. Pola kemawahan dalam bertransaksi jual beli saat yang saat ini sedang ditanamkan oleh pemilik modal besar membuat masyarakat Indonesia terjerumus dalam pola yang sedang dibangun yang mana sangat berakibat buruk bagi pengusaha toko kecil, serta pengusaha yang tidak memiliki modal besar. Masyarakat Indonesia tidak mampu bersaing dengan adanya hal tersebut. Dampaknya walaupun pertumbuhan ekonomi secara nasional meningkat akan tetapi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat tidak terwujud padahal sebenarnya inti utama dari setiap kebijakan ekonomi dan sitem ekonomi yang dibangun seharusnnya sangat mengutamakan kepentingan rakyat sehingga dapat mewujudkan kemakmuran pada rakyat yang esensinya telah tertulis pada UUD 1945
(AH)

Kamis, 29 Oktober 2015

Pesan menyambut fajar

“Pesan Menyambut Fajar”
(Agung Hidayat)

Seperti biasa saat itu aku sedang asyik menghabiskan waktu dengan cara yang sia-sia, bercengkrama dengan asyiknya teknologi informasi tidak terkecuali media social. Merasa cukup letih dengan hal tersebut akupun mencoba membaringkan badan di tempat tidur. Sedang pikiranku melayang-layang, tiba-tiba telepon genggam lusung milikku berbunyi. Siapa pula yang menelpon ini pikirku.
Rupanya seorang teman baru wanita yang sekitar 2 minggu ini aku kenal.
“Halooo”
“lagi apa bang?” sebuah pertanyaan seolah-olah kami sudah lama saling mengenal
“tidak lagi apa-apa, kenapa?? “sebuah jawaban yang kupikir pantas diterima olehnya.
“gak bang, Cuma mau bahas soal pesanku yang ku kirimkan ke abang tadi pagi… hehe”
Sebuah pesan singkat yang sedikit mengejutkan dan menjadi sebuah pertanyaan dalam diriku sendiri, kenapa seorang perempuan yang baru ku kenal dengan percayanya mengirimkan sebuah pesan yang menurutku pribadi kepadaku untuk memberikan sedikit solusi atau mungkin sedikit ceramah dari menanggapi pesan yang ia sampaikan.
Tanpa panjang akan prolog, kami pun langsung mebahas tentang pesan pribadi yang ia sampaikan. Intinya cukup rumit dia ingin bercerita tentang masalah hidupnya yang sedikit terganggu oleh setiap polemic yang ada. Seperti biasa selayaknya seorang teman curhat aku mencoba untuk menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu. Cukup lama dia bercerita akan keluh kesah hidupnya, aku telah mencapai kesimpulan akan apa yang terjadi padanya sehingga dia belum sempurna merasakan kebahagian yang begitu melimpah di dunia ini, sehingga berdampak pada dirinya yang sering menyendiri dan tiba-tiba bisa meluapkan emosi yang tak terkontrol begitu saja.
Dalam tulisan ini mungkin aku sedikit akan puitis untuk menjawabnya melalui sebuah puisi yang fajar ini aku tulis

Hanya milikmu cahaya pagi hingga senja
dan rahasia kegelapan ketika malam tiba
pada Muhammad kau anugerahkan kemuliaan
pada sulaiman kau limpahkan keberadaan
kau tunjukkan keindahan-Mu melalui yusuf
dan cinta kasih-Mu melalui Isa

Kau jadikan perut burung-burung
kenyang ketika petang
dan lapar kembali di pagi hari
hingga terdengar selalu kicaunya
menghiasi kelopak hari yang terjaga

Kau jadikan bintang-bintang
selalu bertasbih padamu
kau ciptakan pohon-pohonan
selalu berzikir padamu
oo, Allah malu rasanya aku melihat burung pagi ini
terbang menukik ia seakan sujud syukur padamu
malu aku akan bintang
mampu berbagi secara ikhlas
dengan fajar yang mulai lantang timbul pagi ini
Doaku pagi ini,
Semoga aku selalu diberikan rasa iri
Supaya aku selalu bisa iri pada makhlukMu yang tak bernyawa.
Puisi yang sedikit jelek tapi mungkin ini bisa menjadi pesan untuk temanku. Sebuah puisi yang menggambarkan betapa Maha nya Tuhan kita. Temanku, tiada masalah yang tidak bisa kita selesaikan, tiada jalan yang tak berujung. Akan tetapi mungkin kita kurang belajar akan rasa syukur, kurang mampu memberikan sedikit rasa ikhlas dan kurang khusyuk saat menadahkankan tangan padanNya.